top of page
Search
  • Writer's pictureSTUDIO7

Pelapis Atap dan Dinding Waterproof

Menghabiskan waktu di rumah bersama keluarga di saat hari hujan memang menyenangkan. Bagi sebagian orang, hal seperti ini disebut-sebut sebagai aktivitas yang bersifat romantis – seperti di buku-buku roman itu. Akan tetapi, romantisme itu akan pergi jika Anda harus menampung tetes air yang merembes dari langit-langit rumah Anda. Masalah lain yang mungkin timbul adalah merembesnya air dari dinding rumah Anda. Duh, apa yang bisa Anda lakukan untuk mencegah hal ini? Anda bisa menggunakan pelapis atap dan dinding waterproof sebagai solusi untuk masalah tersebut.

Via Wix.Com

Jenis-jenis Pelapis Atap dan Dinding Waterproof, Studio7 lansir dari Archify.Com:

1. Waterproof Membran


Sesuai dengan namanya, pelapis waterproof ini berbentuk lembaran atau gulungan. Ada dua jenis bahan dasar pembuat membran waterproof ini, yaitu polyester dan fiber. Ada tiga jenis pula tekstur dari membran ini, yaitu halus, berlapis batu, serta berlapis pasir.

Pengaplikasian membran waterproof ini ditentukan berdasarkan kebutuhan Anda. Ada yang bisa dipasang dengan menggunakan perekat, dipanaskan terlebih dahulu, atau bahkan disusun secara berlapis-lapis.

2. Waterproof Integral


Pelapis atap dan dinding waterproof integral adalah penggabungan bahan-bahan yang bersifat waterproof ke dalam beton. Tujuan pencampuran bahan waterproof ini adalah untuk efisiensi waktu pengerjaan.

3. Waterproof Flashband Self Adhesive


Flashband self adhesive merupakan jenis pelapis dalam bentuk lembaran berperekat, sesuai dengan namanya. Dalam lembaran ini terdapat beberapa lapisan, yaitu lapisan berbahan karet, membran polyester, aluminium foil, serta lapisan cat untuk menutup. Jenis pelapis waterproof ini tidak hanya digunakan untuk melindungi atap saja, melainkan untuk lantai dan dinding beton juga.

Waterproof dalam bentuk cat pun ternyata tidak hanya satu macam, yaitu:

Via Wix.Com

  • Pelapis berbahan polimer elastis, pelapis ini dapat diaplikasikan dengan menggunakan kuas atau rol dan cocok untuk diaplikasikan untuk dinding di luar rumah.

  • Pelapis berbahan lateks, pelapis ini cocok digunakan untuk area yang rentan terhadap genangan air seperti kamar mandi atau kolam renang karena sifat lateks yang tahan akan kelembapan.

  • Pelapis berbahan bitumen, pelapis ini cocok untuk melindungi dinding dan atap. Tidak hanya itu, material ini bisa membantu Anda untuk menutup retakan halus pada dinding.

  • Pelapis berbahan semen, pelapis ini bersifat mirip dengan lateks namun jika dibandingkan dengan lateks, pelapis semen kurang tahan panas. Namun berdasarkan sifatnya, pelapis ini lebih cocok jika diaplikasikan di lingkungan dengan kelembapan tinggi seperti kamar mandi dan kolam renang.

Itulah jenis-jenis pelapis atap dan dinding waterproof yang ternyata tidak hanya dalam bentuk cat. Nah, setelah mengetahui jenis-jenis pelapis waterproof tersebut, pastikan Anda tidak salah pilih untuk memilih pelapis mana yang cocok untuk kebutuhan Anda.


Kami melayani Jasa Desain dan Konstruksi untuk proyek Arsitektur, Interior dan Furniture secara offline maupun online untuk seluruh Kota di Indonesia.


Untuk info pemesanan dan konsultasi desain silakan hubungi kami:

Telephone : 021 5083 5525

Call/WA : 082190007017 / 081282868677

LinkedIn : Studio7 Design and Build

Instagram : studio7.co.id

Email : info@studio7.co.id

0 comments

Comments


  • TikTok
  • Whatsapp
  • LinkedIn
  • Instagram
  • Twitter
  • Facebook
bottom of page